Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh Redaksi, perayaan akhir pekan Halloween di Amerika Serikat diwarnai oleh serangkaian insiden kekerasan bersenjata api yang memakan banyak korban jiwa. Data dari para analis menunjukkan bahwa lebih dari dua ratus orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Sedikitnya tujuh puluh enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian peristiwa yang terjadi secara beruntun. Rangkaian kejadian tragis ini bermula sejak akhir pekan perayaan yang berlangsung meriah di berbagai wilayah.
Perayaan Halloween pada tahun ini jatuh pada hari Sabtu karena dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Momen tersebut tergolong langka lantaran terakhir kali Halloween jatuh pada akhir pekan terjadi pada tahun 2020. Suasana perayaan yang biasanya diisi dengan parade di berbagai kota dan acara kostum berskala besar mendadak berubah mencekam. Aparat penegak hukum mencatat beberapa pesta Halloween pada akhir pekan lalu berakhir dengan banyaknya peserta yang harus dilarikan ke rumah sakit.
Rangkaian insiden kekerasan tersebut mulai tercatat sejak Jumat pagi di Tennessee ketika seorang remaja membawa pistol ke sebuah sekolah menengah atas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di sekolah tersebut dan remaja yang bersangkutan langsung dijerat tuduhan kepemilikan senjata api secara ilegal. Peristiwa penembakan berikutnya terjadi di bagian selatan Chicago yang merenggut nyawa seorang pria berusia tiga puluh lima tahun akibat pertengkaran. Lokasi kejadian di Chicago itu sempat memperlihatkan sebuah rumah pribadi yang dihias menyambut perayaan Halloween.
Konflik berujung senjata api juga dilaporkan terjadi dalam sebuah pesta rumah tangga di sebuah kota kecil di Missouri. Perselisihan dalam acara tersebut meningkat hingga seorang pemuda berusia dua puluh dua tahun melukai pemuda berusia delapan belas tahun. Selain itu, daftar panjang insiden tersebut turut mencakup sejumlah kasus yang melibatkan penggunaan senjata api dalam peristiwa kekerasan dalam rumah tangga. Berbagai laporan dari kepolisian setempat mengonfirmasi adanya panggilan darurat terkait penembakan di tengah kerumunan perayaan.
Kepolisian Fairfield di California menyampaikan kepada pihak berwenang bahwa penembakan terjadi di sebuah pusat perbelanjaan dekat toko kostum Halloween. Enam orang yang berusia antara enam belas hingga empat puluh tiga tahun mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Seorang wanita hamil berusia tiga puluh satu tahun dilaporkan tewas dalam insiden di pusat perbelanjaan California itu. Sementara itu, Kantor Sheriff Eureka di Montana melaporkan seorang wakil sheriff tewas dalam baku tembak saat merespons panggilan darurat pada Jumat malam.
Di negara bagian Alabama, dua orang dinyatakan tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di sebuah kompleks apartemen. Kepolisian Wichita di Kansas menyebutkan empat orang dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu pagi setelah terkena peluru. Salah satu korban dari insiden di Kansas tersebut bahkan harus mengalami nasib malang karena terkena peluru nyasar di bagian wajahnya. Suasana liburan akhir pekan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi momok menakutkan bagi para warga.
Menjelang malam hari Minggu, situasi serupa terjadi dekat kampus Universitas Delaware yang mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka tembak. Di Texas, tujuh orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit dalam sebuah pesta ulang tahun yang berujung ricuh. Kepolisian Jacksonville di Florida mencatat seorang pemuda berusia dua puluh tahun tewas di tempat. Sembilan orang lainnya termasuk seorang gadis berusia lima belas tahun turut terluka dalam pesta tersebut.
Wilayah Illinois juga tidak luput dari kekerasan senjata api ketika seorang pemuda berusia sembilan belas tahun tewas. Delapan orang lainnya di Illinois turut menderita luka-luka akibat insiden penembakan yang terjadi dalam rangkaian akhir pekan tersebut. Secara keseluruhan, para analis menyatakan bahwa ada dua ratus satu orang terluka dan tujuh puluh enam orang tewas. Angka tersebut mencakup seluruh insiden terkait senjata api di Amerika Serikat sejak hari Jumat.
#PenembakanAS #Halloween2026 #KabarInternasional



